I believe that SMILE is contagious !

I believe that SMILE is contagious !

Wednesday, May 18, 2011

The hurting world

The chain never ends.

A hurts B. B hurts C. C hurts D and so on..
We are living in a hurting world, where all living human has this experience of being hurt.
Sad but true.

And we can't do anything to prevent others from hurting us.
Some losers will try to stop loving, pretend not to care, in order to guard their heart from getting hurt.
They decide not to love, not to live, and waste their life not taking chances.
Yes.. they continue hurting themselves.

Do not let the fear of getting hurt prevent us from living the meaningful life
What we can do.. is simply to stop hurting others.

We all need to heal, somehow.
And there's this one important thing we need to remember:
Hurting back or hurting others won't help the healing process.. at all.

Wednesday, March 30, 2011

Marriage and Shoes

Marriage is like choosing a pair of shoes yang akan kita pakai seumur hidup.
Wow.
Terdengar menakutkan kah?
Buat yang koleksi sepatu mungkin iya.
Tapi kurang lebih keadaannya memang seperti itu.
Daripada pilih yang modelnya keliatan bagus tapi dipakai sakit, lebih baik pilih yang biasa aja tapi nyaman dipakai.

Pada umumnya, sebagai manusia normal, kita memang selalu tergiur dengan sepatu yang modelnya bagus. Sampai kemudian kita coba pakai dan ternyata sakit. Seunik, semenarik atau sebagus apapun keliatannya sepatu itu, sebagian besar orang yang pintar akan menaruh kembali sepatu itu di rak walaupun dengan berat hati. Well, daripada menderita seumur hidup.

Sebagian lainnya, bakal tetap maksain membeli sepatu itu dengan alasan “terlanjur suka”. Mungkin sambil mikir “gpp deh sakit dikit, I can handle this kind of pain.. I really like this shoes!” dan mereka terus berjalan dalam kesakitan sampai pada titik dimana mereka tidak tahan lagi.. baru kemudian bercerai.

Sekarang, jika kita lihat dari perspektif sebaliknya..
Gimana caranya ya jadi sepatu yang nyaman?
Supaya waktu kita ketemu “that great man” and he decide to try to put us on, he’s not going to feel hurt, and abandon us.
Yup! We need to be comfortable shoes so that he’ll decide to wear us forever.
It’s our homework to shape ourself rightly, fellow shoes!
We need to understand them, being there for them, listen to their problems, care about them sincerely, stop being selfish, and.. take care of our personal appearance. Sepatu yang nyaman kalo modelnya terlalu butut juga kan susah ^^

Monday, March 28, 2011

a good heart

One wrong decision can affect our whole life tremendously..
Especially..
a decision to love.
and a decision to leave.
Sometimes we decide to leave a person who’s been there all along to pursue love of another.
Only to find in the end, what we decide to leave.. is our true happiness.
Life’s going to be so much easier if there’s a sign or precaution that pops out when we’re about to make a wrong decision.
Here’s the good news.. There is!
It is called a good heart.
Your heart knows what it wants. Keep it pure, ego-free. Don’t let it affected by movies, songs, or even fairy tales.
It’s so scary how this little part of human complexity has so much power.
It can bring you up to the highest sky, or down to the deepest shit.

So, the question is..
Can you trust your heart?

Wednesday, March 23, 2011

1 second away

This is the truth you might not realize
about what's going on deep in my heart

I have 101 ways to make you happy
For a second I think "Eh, we might be able to work it out"
For a second I was going to tell you

I selected your name on my phone
I typed those words that will change our life forever
Hey.. we are only 1 second away from our happiness :)

Only 1 second away

1 click away

But then I changed my mind..

On that particulat moment, you might be sleeping or walking or playing with your dogs

You were 1 second away from your happiness

But you never knew..

You will never know.

Sunday, February 20, 2011

Fairy Tale

You know how when you were a little kid and you believed in fairy tales.
Where good guys always win, and the bad guy comes with a scary face and wearing a black robe.
Things were so easy back then.
Because we know, in the end, the good guys will win.
and they will live happily ever after.
But as you grow older, you realize.. that good guys not always win
and the bad guy.. they don't wear a black robe. They have a perfect smile and know exactly how to make you happy.
The trap of mere happiness.

Sunday, February 13, 2011

Aku. Dan notes terakhir di taun 2010.

Friday, December 31, 2010
9.21 pm
Tahun yang luarr biasa. Tahun yang sarat dengan pelajaran. Soal cinta. Soal pengorbanan. Soal prioritas. Soal kegagalan.
Soal apa yang penting dalam hidup dan apa yang tidak.
Soal cinta..
Tadinya aku selalu mencari sosok sempurna yang bisa kucintai, beribu syarat yang ada di benakku untuk si penerima hati. Aku selalu berpikir “bagaimana mungkin bisa menghabiskan seluruh hidupku bersama dengan org yang keras kepala, kasar, atau pemalas?” Di satu sisi benar, dengan karakteristik seperti itu tentu mereka tidak akan menjadi suami yang baik. Itu kata logika. Namun tahun ini aku diajarkan..ternyata saat kita mencintai seseorang kita akan dapat menerima kelemahannya. Saat ia keras kepala, hati akan bersabar, tersenyum dan mengelus pundaknya. Saat ia kasar, hati akan mengerang pelan, membalut luka, lalu memaafkan. Saat ia malas, hati akan menegur, menariknya, memberi semangat, namun tidak akan meninggalkannya sendirian.
Akhirnya aku mengerti, ternyata tidak perlu menemukan sosok sempurna untuk dicintai..karena hanya ketulusan cinta yang akan membuatnya sempurna.
Soal pengorbanan..
Aku adalah sosok egois, sejak dahulu selalu mempertimbangkan untung rugi dalam segala hal. Tahun ini aku belajar.. cinta dapat membuat kita rela berkorban apa saja. Apa saja asal ia bahagia.. Ya, apa saja. Rasa yang begitu berbahaya. Bagaimana bila jatuh pada oknum yang tidak bertanggung jawab? Bagaimana bila disalahgunakan? Sedih. Kecewa. Air mata yang terus menetes. Namun tetap berkorban sampai akhir. Karena senyum yang sesekali terlukis di wajahnya itu dapat menghapus segala kesedihan dan kekecewaan dalam sekejap mata. Cinta menghilangkan kemampuan kita untuk menikmati segala sesuatu..seorang diri. Makanan terlezat dan pemandangan terindah baru terasa berarti bila dinikmati melalui panca inderanya. Saat itulah kita menyadari..satu-satunya sumber kebahagiaan kita adalah kebahagiaannya. And it’s amazing how far we would be willing to sacrifice for that person we love ☺
Soal prioritas..
Banyak hal penting dalam hidup ini. Keluarga, cinta, pendidikan, agama, karir, sahabat.. Lalu manakah yang seharusnya diutamakan? Bagaimana bila cinta itu menelan seluruh perhatian dan pikiran kita, sehingga tidak ada lagi ruang untuk mengasihi keluarga, menjalankan perintah agama, ataupun mengutamakan pendidikan. Maka cinta itu telah menjelma menjadi cinta yang tak sehat. Cinta yang sehat tidak akan menghancurkan kehidupan kita, sebaliknya ia akan membuat kita semakin mencintai keluarga dan sahabat, semakin tekun menuruti perintah agama, dan semakin semangat dalam mengejar prestasi. Orang pesimis menyebutnya hal ini terlalu muluk, namun siapapun yang pernah jatuh cinta pasti mengerti. Karena cinta membuat kita selalu ingin menjadi lebih baik, untuk dia. Untuk dapat menjadi sosok yang dibanggakannya.
Satu lagi mengenai prioritas.. Terkadang kita terlalu terfokus pada orang-orang yang kita sayangi. Mungkin di mata mereka kita hanyalah debu, namun kita tak berhenti memerhatikannya. Tak berenti berharap suatu hari nanti ia akan sadar betapa besar dan luas kasih yang kita tawarkan. Sadar akan pintu kebahagiaan yang terbuka lebar untuknya. Lalu bagaimana dengan orang2 yang menyayangi kita? Bagaimana dengan debu yang juga menantikan perhatian, pintu kebahagiaan yang terbuka lebar untuk kita? Kita tersakiti dan menyakiti. Menantikan dan dinantikan. Tinggal menunggu siapa yang terlebih dahulu tersadar dan menghentikan kebodohan tersebut. Berhenti menanti! Karena ada pintu lain yang terbuka lebar, menantikanmu.